Kamis, 18 November 2010

seandainya


Kelak kau kan menjalani hidupmu sendiri
Melukai kenangan yang telah kita lalui
Yang tersisa hanya aku sendiri disini
Kau akan terbang jauh menembus awan
Memulai kisah baru tanpa diriku

Seandainya kau tahu
Ku tak ingin kau pergi
Meninggalkan ku sendiri bersama bayanganku
Seandainya kau tahu
Aku kan selalu cinta
Jangan kau lupaan kenangan kita selama ini

simpul

Tuhan, kita harus bertemu malam ini
dan saya akan menceritakan semuanya padaMu
walau saya tahu Engkau tahu jauh lebih banyak
tentang bagaimana saya berusaha melepas sesuatu yang sungguh tak ingin saya lepas.
sedikitpun tidak, Tuhan.

Tuhan, banyak hal yang tidak saya tahu tentang dunia ini.
duniaMu yang entah berapa besarnya.
tapi bahkan Engkau tahu setiap apa yang terjadi di dalamnya.
jadi, maukah kau memberitahuku apa yang terjadi padanya?
atau permintaanku terlalu buang waktu?

berat rasanya untuk sadar bahwa Engkau sudah menuliskan hidupku jauh sebelum aku ada.
mungkin tertulis jelas di setiap telapak tanganku bagi yang bisa membacanya.
atau terselip di antara katu tarot pada suatu malam? entahlah.
maka, bisakah Engkau bisikan apa yang akan terjadi pada hidupku nanti?
ya, saya memang terlalu banyak meminta.

Tuhan, saya sangat percaya padaMu
bahkan jauh daripada saya percaya pada diri sendiri.
tidak salah kan kalau saya tidak percaya apa yang saya rasakan saat ini?
tentang rasa yang terus menghantui.
mengikuti kemanapun saya melangkah.
bahkan di setiap tarikan dan hembusan nafas.

bisakah saya meminta untuk melepaskan ikatan itu, Tuhan?
sebuah tali yang tak nyata dan mengikat sangat erat.
mengikat bagian yang terkecil.
ingatan saya dengan nya.

Sabtu, 06 November 2010

menemui mu

bagaimana saya mencari jejak mu?
seseorang yang bernama tidak lengkap.
bahkan hanya tau sedikit tentangmu.
itu sekedar memori di masa lalu.

saya rasa teknologi tidak mampu membuatku menemukan mu.
ia butuh lebih banyak tau.
untuk memetakan dimana kamu berada sekarang.

saya hampir menyerah.
bahkan ingatan yang ada tentangmu sudah memudar dan tak jelas.
hanya sedikit cerita-cerita lucu di masa lalu.
yang bahkan masih bisa memunculkan senyum simpul saat mengingatnya kembali.

saya begitu mencarimu.
di kehidupan ini,
kehidupan dimana saya sudah banyak berubah.
bahkan mungkin kamu jauh lebih berubah.

ingin bertemu.
sekedar memastikan perasaan masa lalu yang absurd.
dan memenuhi rasa penasaran ini.

sepenggal nama.
sedikit memori tersisa.
bagaimana saya menemukan mu?

Senin, 01 November 2010

i remember


I remember...The way you glanced at me, yes I remember
I remember...When we caught a shooting star, yes I remember
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

Do you remember..?
When we were dancing in the rain in that december
And I remember..When my father thought you were a burglar
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn

I remember.. The way you read your books,
yes I remember
The way you tied your shoes,
yes I remember
The cake you loved the most,
yes I remember
The way you drank you coffee,
I remember
The way you glanced at me, yes I remember
When we caught a shooting star,
yes I remember
When we were dancing in the rain in that december
And the way you smile at me,
yes I remember

banyak hal yang saya ingat tentang kamu.
bahkan terlalu banyak.
sampai rasanya otak ini menyerah menyimpan semuanya tentangmu.
dan menyerahkan tugasnya kepada hati.
mereka bersama menyimpan memori tentangmu.

bagaimana bisa saya terlalu banyak mengingat segala tentangmu?
bagaimana rasanya ada orang yang lebih tahu tentangmu dari pada dirimu sendiri?

Kamis, 28 Oktober 2010

belasungkawa

bukan karena latah saya menuliskan postingan kali ini.
tapi rasa belasungkawa yang sangat besar yang melandasi saya bercerita.
ketika negeri ini sedang menangis dan minta diperhatikan.
tsunami di Mentawai.
gunung Merapi yang memuntahkan isi perutnya.
banjir dimana-mana.
ah, terlalu banyak bencana yang terjadi.

Tuhan tidak murka. Dia maha pengasih dan penyayang.
kita hanya diingatkan.
diingatkan kembali atas kuasanya.
diingatkan kembali untuk lebih mensyukuri hidup.
diingatkan kembali agar tidak lalai.
diingatkan untuk membantu sesama.

lalu apa yang saya lakukan sekarang?
masih kah saya menyalahi hidup?
masih kah saya mengasihani diri sendiri?
masih kah saya hanya mampu mengangis di depan televisi yang sibuk menyiarkan berita yang ada?

ini adalah tentang bagaimana kamu membantu sesamamu.
mempertaruhkan empati, simpati, peduli dan rasa kemanusiaan yang ada.
ketika yang satu membutuhkan, maka yang satu memberikan pertolongan.
tentang bagaimana kamu memberi dan mereka menerima.
tentang rasa ikhlas yang teramat sangat.

saya benci kamu

saya benci kamu dan semua ingatan kita.
saya benci kamu dan apa yang saya rasa.
saya benci kamu dan apa yang kamu tak tau dan tak mau tau.
saya benci kamu yang mengerti apa yang kita sama-sama pahami.

terlebih, saya benci kamu yang tidak bisa saya benci..

Kamis, 21 Oktober 2010

doa

langit malam ini cerah..
sampai terlihat beberapa bintang berpijar terang.
awan tebal yang biasa pun tak terlihat malam ini
telah berubah bentuk menjadi gerimis sepanjang hari ini mungkin..

langit bersih dan penuh doa
doa ku, doa mu, doa nya, doa mereka
atau mungkin doa seluruh manusia bumi
berserakan selayaknya bintang

Tuhan malam ini kembali melihat doa-doa itu
kemudian memilih satu dari sekian banyak doa yang dipanjatkan untukNya
hey, itu doa mu, teman..
ah, atau mungkin doa ku?
rancu dan tak jelas
tapi Tuhan telah memeluk doa itu.

ternyata itu doa kita.
doa ku yang melebur di dalam doa mu.
apakah ada yang lebih indah dari seorang yang masih setia mendoakanmu di setiap perjumpaannya dengan Tuhannya.
saya rasa tak ada yang lebih baik dari doa yang tulus menemani mu berusaha

usaha mu tentu bukan tanpa doa, teman.
dan saya pun berdoa untukmu
di setiap perjumpaan saya dan Tuhan
hampir tak lupa saya selipkan nama mu menutup doa ku.

malam ini, Tuhan telah memeluk doa ku.
atau mungkin doa mu?
ah, itu adalah doa kita.
doa untuk kebaikan mu di sana.
dan saya hanya perlu menunggu doa-doa saya yang lain dipeluk olehNya